• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Privacy Policy

Objek Asuransi Tanpa Benda dan Kerugian yang Nyata

 

Yang dimaksud disini dengan objek asuransi tanpa benda ialah ada kalanya diadakan asuransi terhadap kemungkinan orang menderita karena tidak akan mendapat untung dalam suatu perusahaan. Dalam hal ini tidak ada suatu benda berwujud, yang akan musnah atau akan ada kerusakan dan sebagainya. Pendek kata, selama persetujuan asuransi berjalan, tidak ada suatu barang benda yang terlihat sebagai barang yang terkena suatu macam bahaya.

Contoh lain, apabila seorang pengendara mobil mengadakan asuransi terhadap kemungkinan ia akan menerima akibat atas suatu tabrakan dengan kendaraan lain dan menyebabkan kecelakaan, sehingga ia harus memberi sejumlah uang ganti yang agak tinggi.

Ini pun tidak ada barang tertentu yang berwujud, yang mungkin akan ditimpa oleh suatu peristiwa, sehingga musnah atau rusak. Dalam asuransi semacam ini, Scheltema (halaman 126 berpendapat, bahwa ini tidak ada objek (voorwerp) dari asuransi, sedangkan Nolst Trenite (halaman 46) mengatakan, kini yang menjadi objek asuransi ialah kekayaan seluruhnya dari si terjamin. Yang dimaksudkan oleh Nolst Trenite, kekayaan seluruhnya dari si terjamin i t urakan kurang dengan tidak mendapat keuntungan yang diharapkan, atau dengan timbulnya kewajiban si terjamin untuk memberi ganti kerugian.

Hal ini tidak menjadi soal dalam perumusan saya tentang ek asuransi sebagai kekayaan harta benda atau sebagian dari yaan harta benda si teijamin.
Kerugian yang nyata.

Tujuan asuransi ialah, jaminan oleh asurador kepada seseorang untuk tidak akan dirugikan oleh suatu peristiwa yang belum tentu •kan terjadi. Dengan demikian dapat dikatakan, hakikat asuransi lilah, bahwa asuradir hanya berkewajiban membayar sejumlah uang kepada si terjamin, apabila benar-benar ada kerugian yang “; ata dari pihak terjamin. Hal ini sudah tersimpul dalam Pasal 250 KUHD tersebut di atas yang mensyaratkan harus ada kepentingan dari si terjamin dalam benda yang dijamin keselamatannya'
Di atas kita sudah lihat, bahwa dengan adanya kepentingan yang nyata inilah, yang memperbedakan asuransi dengan pertaruhan perjudian. Hakikat ini juga yang menyebabkan Pasal 253 UHD menentukan, bahwa apabila jumlah uang yang ditentukan rus dibayar oleh asuradir melebihi harga nilai barang yang ijamin keselamatannya, asuransi hanya berlaku sampai harga nilai ang sebenarnya itu.

Yang agak aneh, ialah Pasal 254 KUHD yang menentukan, wa suatu pernyataan batal dari salah satu pihak dalam asu-si, baik pada waktu terbentuknya asuransi maupun selama uransi berjalan, melepaskan haknya atas perjanjian asuransi yang njadi intisari (wezen) asuransi, atau melepaskan hal yang secara gas dilarang. Bahwa intisari dari sesuatu hal tidak boleh
Objek Asuransi Tanpa Benda dan Kerugian yang Nyata 4.5 5 Rizki Gumilar Yang dimaksud disini dengan objek asuransi tanpa benda ialah ada kalanya diadakan asuransi Yang dimaksud disini dengan objek asuransi tanpa benda ialah ada kalanya diadakan asuransi terhadap kemungkinan orang menderita karena tida...


No comments:

Post a Comment

Aturan Berkomentar :

1. Menggunakan bahasa yang sopan
2. Dilarang Berkomentar spam, flood, junk, iklan, sara, sex dsb.(Komentar Akan Saya Hapus)
3. Silahkan gunakan OpenID untuk mempermudah blogwalking

J-Theme